jump to navigation

Oktober 23, 2010

Posted by smansa wirosari office in Office.
add a comment

GELANG KESEIMBANGAN (POWER BALANCE) Oktober 23, 2010

Posted by smansa wirosari office in SPORT.
add a comment

Tentunya banyak kita jumpai orang-orang memakai gelang berbentuk seperti jam kecil berbahan silikon, dan kebnayakan yang memakai atlet olah raga khususnya pemain sepak bola dan kita bertanya-tanya apa sih manfaat gelang tersebut hanya tren atau ada manfaat lain, berikut manfaat gelang keseimbangan (Power Balance) :
1) meningkatkan keseimbangan si pemakai terutama bagi yang beraktivitaws banyak
2) membuat gerak sang pemakai lebih flexible
3) meningkatkan tenaga dalam sang pemakai sehingga tanpa sadar energi negatif dari tubuh kita dikeluarkan oleh gelang ini dan meningkatkan stamina sang pemakai
Gelang tersebut sekarang banyak beredar di pasaran dari harga Rp 15.000 s.d. Rp 750.000 dan bagi yang pengen memakainya sih sah-sah aja kita memakainya karena selain kita juga dapat merasakan manfaat tersebut juga menambah penampilan kita tambah gaul.

Kuliner Di Wirosari Oktober 20, 2010

Posted by smansa wirosari office in KULINER.
add a comment

Tentunya sebagai warga Grobogan Purwodadi khususnya kecamatan wirosari tentunya senang bagi pecinta kuliner di wirosari dan sekitarnya banyak menu yang disajikan sejak pagi hari hingga malam hari, Untuk menu pagi hari tentunya banyak warung-warung yang menyediakan berbagai masakan khas Jawa yang mungkin bisa dicoba bagi yang belum merasakan tentunya dengan harga yang standar kecamatan Wirosari :

1. Warung Ayam Bakar/Goreng Noroyono di Komplek Stasiun Wirosari    cabang dari Noroyono Purwodadi milik Pak Jamin.

bersambung…..

Mengatasi Sakit Pinggang Oktober 14, 2010

Posted by smansa wirosari office in HEALTH.
add a comment

Tips Mengatasi Sakit Pinggang dengan Cara Alamiah

Pada umumnya keluhan sakit pinggang erat hubungannya dengan susunan dan fungsi tulang belakang. Tulang belakang tersusun oleh beberapa ruas yang membentuk kesatuan fungsi sehingga dapat melakukan gerakan-gerakan yang diinginkan, seperti: berdiri, duduk, jongkok, membungkuk, memutar, atau miring. Deretan tulang belakang tersebut membentuk lengkungan ke depan pada daerah leher dan pinggang, dan lengkungan ke belakang pada daerah dada dan pinggul. Di antara tulang belakang yang satu dengan yang lainnya terdapat persendian sehingga memungkinkan gerakan berputar ke kanan dan ke kiri.

Di antara bagian-bagian dari unit fungsional tersebut, semuanya mempunyai persarafan yang dapat mengantar rangsangan nyeri. Segala proses yang menyebabkan tarikan, robekan, atau tekanan pada bagian tersebut akan menimbulkan nyeri pinggang. Demikian pula adanya proses peradangan pada bagian-bagian tersebut, dapat menimbulkan gejala sakit pinggang. Nyeri dan kaku pada pinggang pada pagi hari yang dirasakan selama bertahun-tahun lama kelamaan akan merambat ke atas tulang belakang yang dapat pula berakibat punggung menjadi lebih kaku dan punggung menjadi bungkuk.

Penyebab sakit pinggang antara lain:

  1. adanya gangguan mekanik pada struktur dan kesatuan fungsi tulang belakang;
  2. gerak atau sikap badan yang salah saat membungkuk dan mengangkat beban atau barang;
  3. pemakaian sepatu dengan tumit tinggi, karena dalam keadaan normal tulang belakang daerah pinggang mempunyai lengkungan ke depan. Bila lengkungan ke depan tersebut berlebihan, akan menimbulkan gejala sakit pinggang;
  4. tidur dengan alas/dasar yang terlalu lentur sehingga membuat tulang belakang mengikuti lenturan alas yang ditiduri;
  5. kurang berolahraga sehingga menyebabkan kelenturan sendi-sendi dan jaringan ikut menurun, sehingga otot mudah cedera karena gerakan yang saderhana, seperti: mengangkat, mendorong, atau membungkuk.

Sakit pinggang dapat juga disebabkan oleh pengaruh suatu penyakit, seperti gangguan ginjal, penyakit jantung, kanker, penyakit tulang, atau gangguan metabolik. Sakit pinggang yang disebabkan oleh penyakit ginjal biasannya karena adanya kelainan pada air kemih. Kelainan tersebut berupa darah dalam air kemih karena kerusakan dinding saluran ginjal akibat luka yang ditimbulkan oleh batu ginjal.

Untuk mengurangi rasa nyeri dan untuk mencegah akibat yang lebih parah dari sakit pinggang, dianjurkan penderita melakukan gerak tubuh. Perhatikan sikap tubuh agar terhindar dari kondisi tubuh yang bungkuk atau lakukan aktivitas berbaring datar atau membungkuk-bungkuk sebentar secara teratur. Hendaknya mengupayakan juga keseimbangan antara istirahat dan kegiatan fisik. Aktivitas harus diperhatikan, tubuh harus mendapat istirahat yang cukup, hal ini mencakup pola hidup yang sehat, termasuk pola makan sehat, pola nilai sehat, dan pola pikir sehat.

Cara alamiah yang dapat digunakan untuk mengatasi sakit pinggang yaitu :

  1. 25 gram jahe merah segar + 25 gram temu hitam segar + 30 gram akar sawi langit segar + 30 gram daun dewa segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat. Lakukan secara teratur.
  2. 30 gram daun dewa segar + 30 gram temu lawak segar + 25 gram daun hia/baru china segar direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat. Lakukan secara teratur.
  3. 10 butir angco + 1 – 3 buah sun boi/kiam boi + 15 gram akar bawang merah segar + 25 gram jahe merah segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat. Lakukan secara teratur.
  4. 100 gram buah takokak + 30 gram rambut jagung + 20 gram jahe merah segar + 10 gram adas direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya disaring, lalu diminum hangat-hangat. Lakukan secara teratur.
  5. Cabai rawit (dibuang tangkainya) + jahe (diiris-iris) masing-masing secukupnya direndam dengan alkohol 75% secukupnya selama 14 hari. Setelah itu air rendaman tersebut dioleskan pada pinggang yang terasa sakit. Lakukan secara teratur.
  6. 120 gram jahe merah + 150 gram bawang putih + bubuk cabai secukupnya direndam dengan alkohol 75% secukupnya selama 14 hari. Setelah itu air rendaman tersebut dioleskan pada bagian yang sakit. Lakukan secara teratur.
  7. Moxa dinyalakan/dibakar lalu didekatkan pada bagian yang sakit dengan jarak dekat sekitar 2,5 cm selama 10 – 15 menit. Jika terlalu panas, jaraknya agak dijauhkan. Lakukan secara teratur.

Catatan : anda dapat menggunakan salah satu cara alamiah di atas. Angco, kiam boi/sun boi, dan moxa dapat dibeli di toko obat Tionghoa. Dalam melakukan perebusan gunakan panci enamel atau periuk tanah.

TUGAS DAN FUNGSI TATA USAHA SEKOLAH Oktober 14, 2010

Posted by smansa wirosari office in PENDIDIKAN.
add a comment

Tata usaha Sekolah adalah merupakan salah satu bagian dari peunjang keberhasilan sekolah dalam pengelolaan administrasi sekolah yang meliputi :
1. Manajemen Kepegawaian sekolah.
2. Manajemen Kesiswaan sekolah.
3. Manejemen Sarana Prasarana sekolah.
4. Manajemen Keuangan sekolah.
Keempat faktor tersebut harus mutlak dilaksanakan Tata Usaha sekolah, bagaimana mengelola dengan baik dan memenuhi target dan program yang telah direncanakan.
Sie Kepegawaian
• Mengumpulkan data kepegawaian guru dan karyawan
• Memasukkan data kepegawaian ke buku induk pegawai
• Membuat SK pembagian tugas guru dan Karyawan
• Membuat analisa kebutuhan guru dan karyawan
• Membuat DUK tahunan
• Membuat data statistik keberadaan guru dan karyawan
• Membuat DP3 tahunan
• Membuat buku kontrol kenaikan pangkat dan gaji berkala
• Mengusulkan kenaikan pangkat dan kenaikan gaji berkala, serta tanda penghargaan pengabdian
• Membuat rekapitulasi kehadiran guru dan karyawan
• Pelayanan umum administrasi kepegawaian
• Membuat laporan kepegawaian sesuai permintaan dinas atau secara berkala

Sie Kesiswaan
• Mengumpulkan data siswa
• Membuat daftar nama siswa
• Membuat nomor induk siswa
• Mencatat nilai rapor dan nilai ujian ke buku induk siswa
• Mencatat mutasi siswa masuk dan keluar
• Mencatat perkembangan belajar siswa dan lulusan yang diterima di PT, bekerja
• Membuat ststistik keadaan siswa
• Membuat laporan bulanan
• Mengumpulkan data siswa peserta ujian akhir
• Merekap kehadiran siswa
• Membuat usulan siswa masuk PTN melalaui jalur minat dan bakat
• Mencatat hasil belajar siswa ke buku induk
• Menyiapkan upacara bendera
• Membuat Usulan kebutuhan belanja rutin ( DUKDA )
• Menyusun Penilaian Kinerja Bulanan
• Merekap daftar hadir Guru dan Pegawai
Sie Sarana/Prasarana ( Inventaris )
• Membuat daftar kebutuhan barang
• Mencatat barang yang masuk ke buku penerimaan
• Menyimpan dokumen barang inventaris
• Mencatat barang inventaris ke buku induk inventaris
• Memberikan nomor kode barang inventaris
• Membuat daftar barang inventaris tiap ruang
• Menyimpan, merawat, dan memperbaiki barang inventaris
• Mencatat barang yang diperbaiki ke dalam buku perawatan
• Mencatat barang yang rusak berat, rusak ringan ke dalam buku keadaan barang
• Mengusulkan penhapusan barang inventaris
• Pelayanan penggunaan barang inventaris
• Laporan inventaris barang secara berkala
Sie Keuangan / Pemegang Kas Cabang ( PKC )
• Mengambil dan menyimpan dana rutin
• Membayar belanja dari dana rutin
• Membuat SPJ penggunaan dana rutin
• Mengambil dan membayarkan gaji dan kesra guru dan karyawan
• Membukukan semua keuangan rutin, gaji dan kesra
• Membuat LPJ keuangan
Sie Keuangan / Pembantu Bendahara Komite
• Menerima IPDB/iuran
• Membantu mengerjakan pembukuan Komite
• Pengetikan surat-surat
Sie Keuangan / Penerimaan Iuran Komite Sekolah
• Menerima iuran dari siswa
• Mencatat pada buku penerimaan
• Mencatat pada daftar nama kelas
• Merekap penerimaan harian
• Menyetorkan pada bendahara
Selain Tugas Pokok tersebut tentunya masih ada tugas yang lain yang tidak kalah pentingnya yaitu meliputi:
 Agenda dan Arsip Surat
 Administrasi kurikulum dan system administrasi sekolah (SAS)
 Perpustakaan
 Laboran
Itulah yang dapat kami sampaikan kepada rekan-rekan karyawan Tata Usaha Sekolah semoga dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing sehingga terwujud system administrasi sekolah yang baik sebagi wujud pelayanan kepada semua warga sekolah.
Post by Widhi smansari

APAKAH TATA USAHA SEKOLAH ITU? Oktober 12, 2010

Posted by smansa wirosari office in PENDIDIKAN.
add a comment

Apakah tata usaha sekolah itu?
Besarkah peranannya dalam sekolah? Dan apa saja sih fungsi dan tugas mereka disekolah? Itulah mungkin pertanyaan-pertanyaan yang mungkin keluar bagi orang yang belum begitu kenal dengan tata usaha (TU) sekolah.

Untuk ini saya khususkan tentang TU Sekolah Menengah Atas . Sebagai seorang TU, saya ingin mencoba mengangkat ‘dinamika kehidupan’ mencoba tata usaha dari pantauan kesehariannya (karena saya seorang TU) dan dari sudut ilmiahnya (karena saya sekarang Mahasiswa peminat masalah pertatausahaan di UK).

Staff TU yang ada di indonesia tampaknya berbeda dengan staff tu yang ada di UK. Disini untuk urusan administrai mereka dibagi menjadi 4 bagian; school assistant, clerical assistant, finance assistant dan general assistant (sumber: Nansen School, Birm, UK, 2001). Mereka bukan ditunjuk oleh pemerintah (karena sekolah mempunyai wewenang dan autonomy sendiri). Mereka masuk bekerja disekolah didasarkan pada professionalisme mereka. Sebelum bekerja disekolah mereka harus mendapatkan skill dan pengetahuan yang cukup untuk kerja mereka. Oleh karena itu pengalaman dan sertifikat pendidikan (ijazah) sangat menentukan dalam kerja mereka. Dan mereka bekrja pada disiplin ilmu mereka masing-masing.

Hal ini agak berbeda dengan TU yang ada di Indonesia. semua staf TU di sekolah-sekolah di Indonesia tampaknya harus bisa bekerja di semua bidang yang ditugaskan oleh kepala sekolah dan kepala TU. Mereka bertugas dalam berbagai bidang, baik bekerja sama dengan kepala sekolah dan guru atau mereka bekerja sendiri. Tugas mereka meliputi, membantu proses belajar mengajar, urusan kesiswaan, kepegawaian, peralatan sekolah, urusan infrasturcture sekolah, keuangan, bekerja di laboratorium, perpustakaan dan hubungan masyarakat (Sumber: hasil rapat Kepala Tata Usaha di Bogor: 1996). Staff TU tidak bekerja sesuai dengan disiplin ilmu mereka, Kenapa? Karena banyak alasan untuk itu. Yang paling mendasar adalah, mereka hanya sebagian besar- mungkin hampir semuanya- lulusan dari SLTA atau sedikit yang dari Sekolah Kejuruan. Jarang diantara mereka mengikuti pendidikan lanjutan dan disekolahkan oleh pemerintah untuk meng-up grade professionalisme mereka. Pertanyaanya adalah, dengan faktor-faktor pembatas seperti itu apakah kerja-kerja bidang administrasi di sekolah kita dapat berjalan maksimal?

Hal-hal seperti in memang layak menjadi sorotan bagi pemerhati masalah pendidikan dan ketenaga kerjaan. Sebab, selama ini yang disorot adalah guru dan permasalahannya, juga kepala sekolah dan pelajar, tapi untuk TU sekolah apakah kita semua sudah cukup memberikan perhatian atas apa yang telah berhasil mereka kerjakan ataupun apa yang belum mereka lakukan. Sungguh suatu hal yang bijak kalau kita semua mau melihat sisi dalam dari sekolah yang bukan hanya untuk guru dan kepala sekolah, tapi juga TU yang selama ini berjuang ‘dibelakang meja’ untuk kepentingan sekolah.

Itulah sekelumit tentang TU SLTP dan mungkin juga TU sekolah lanjutan lainnya yang bisa saya sampaikan, ini merupakan awal yang saya harap Bapak-Bapak yang berkecimpung dalam dunia pendidikan mempunyai respon tentang masalah ini.
Penulis: Muhammad Yasin,

MANEJEMEN PERKANTORAN SEKOLAH Oktober 12, 2010

Posted by smansa wirosari office in PENDIDIKAN.
add a comment

Kantor tata usaha khususnya dalam suatu lembaga pendidikan formal, merupakan bagian terpenting dari komponen yang tidak dapat dipisahkan di lingkungan sekolah. Keberadaan tenaga administrasi sekolah (TAS) sangat diperlukan untuk mengatasi pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan administrasi sekolah. Kantor tata usaha bagian dari lembaga pendidikan dan sebagai lembaga penyedia informasi akan memiliki kinerja yang baik apabila didukung dengan manajemen yang efektif. Keefektifan kerja akan tercapai apabila pegawai tata usaha mengerjakan tugas-tugasnya secara sungguh-sungguh disertai semangat kerja dan tanggung jawab.

Fokus penelitian tentang: (1) bagaimana manajemen perkantoran di SDN Percobaan 1 Malang yang terdiri dari (a) perencanaan; (b) pengorganisasian; (c) penggerakan; (d) pengawasan; (2) bagaimana keefektifan kinerja tenaga administrasi sekolah di SDN Percobaan 1 Malang; (3) bagaimana keefektifan manajemen perkantoran di SDN Percobaan 1 Malang.

Penelitan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Lokasi ini terletak di jalan Magelang No. 4 Malang. Peneliti berperan sebagai instrumen kunci, dengan subjek penelitian kepala sekolah, bendahara sekolah, bendahara komite sekolah, dan staf tata usaha. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari ketiga teknik tersebut diorganisasikan, direduksi apabila tidak relevan dengan fokus penelitian, dianalisis guna menyusun dan mengasbstraksikan, serta menyimpulkan temuan lapangan. Keabsahan data diuji dengan: (1) memperpanjang kehadiran peneliti dilapangan; (2) triangulasi sumber; (3) member check; (4) berusaha menyajikan hasil secara lengakap dan rinci; (5) pengumpulan data dengan tidak mengandalkan pihak lain; (6) pemeriksaan oleh auditor yaitu dosen pembimbing penulisan skripsi.

Kesimpulan penelitian ini meliputi: (1) manajemen perkantoran yang terdiri dari (a) perencanaan program kerja perkantoran direncanakan setiap akhir tahun pelajaran dan disesuaikan dengan masing-masing tugasnya. sekolah memfokuskan program jangka pendek yaitu perencanaan rencana kegiatan anggaran sekolah (RKAS) dan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS); (b) Dalam menyusun struktur organisasi kepala sekolah yang menentukan kriterianya yaitu sesuai dengan keprofesionalannya dan jurusannya. Sekolah memberikan fasilitas komputer untuk masing-masing tenaga administrasi guna memperlancar pekerjaan; (c) kepala sekolah selalu memberikan arahan/penggerakan kepada pegawainya untuk mengajak bekerjasama dan memberikan motivasi agar para ipegawai lebih bersemangat dalam bekerja; (d) kepala sekolah mengadakan pengawasan rutin setiap bulan dan dimana perlu, pengawasan tersebut meliputi pembukuan dan laporan keuangan. Pengawasan dilakukan agar membantu para pegawai untuk mengetahui tingkat kinerja yang diharapkan dan meningkatkan produktivitas. (2) keefektifan kinerja tenaga administrasi di SDN Percobaan 1 Malang yaitu menggunakan waktu secara efektif dan efisien, karena semua pekerjaan dikerjakan secara tepat waktu dan mempunyai target tugas pekerjaan yang diselesaikan. (3) keefektifan manajemen perkantoran di SDN Percobaan 1 Malang meliputi: (a) perencanaan program kerja perkantoran dibuat pada libur semester II menjelang akhir tahun. Seluruh stakeholder yang ada misal kepala sekolah, staf tata usaha, guru, dan komite sekolah bisa mengusulkan pembelian barang-barang apa yang bisa meningkatkan proses belajar mengajar, (b) terciptanya kerja yang efektif maka para pegawai yang ada di dalam organisasi akan berusaha untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi dalam penyelesaian tugas dan pekerjaan, (c) memberikan pengarahan atau penggerakan yang efektif dengan pembagian kerja yang jelas disertai dengan motivasi atau dukungan dan mengarahkan kerja yang sebaik-baiknya, (d) dilakukan pengawasan rutin setiap bulan oleh kepala sekolah dengan cara tidak formal sehingga bisa menciptakan hubungan kekeluargaan, nyaman dan tentram.

Berdasarkan kesimpulan penelitian dapat disarankan bagi: (1) Kepala SDN Percobaan 1 Malang diharapkan dalam perencanaan program kerja perkantoran dibuat secara rinci seperti progam tahunan yang lain, selain itu juga diharapkan membuat bagan struktur organisasi untuk kantor tata usaha hal ini agar memudahkan untuk mengkoordinasikan terhadap bawahanya; (2) Tenaga administrasi di SDN Percobaan 1 Malang diharapkan tetap meningkatkan kemampuan dan semangat kinerja yang dimiliki serta tidak merasa cepat puas dengan keadaan yang dimiliki sekarang; (3) Ketua Jurusan Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang agar menginformasikan hasil penelitian ini kepada mahasiswa, sehingga dapat menginspirasi mahasiswa untuk meneliti hal yang berkaitan dengan keefektifan manajemen perkantoran terhadap kinerja tenaga administrasi sekolah dengan lebih baik, (4) bagi peneliti lain dapat dijadikan bahan referensi untuk mengembangkan penelitian sejenis pada berbagai aspek lain yang bermanfaat yang lebih mendalam.